DPRD Kota Bandung Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Pencegahan Stunting Jadi Proritas
- account_circle Kata Netizen
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Anggota DPRD Kota Bandung, H. Soni Daniswara, S.E., menghadiri Lokakarya Mini yang digelar di Kecamatan Bojongloa Kaler, Kamis (15/10/2026).Kegiatan bertema “Peran Strategis DPRD dalam Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Zero New Stunting”
BANDUNG, KN.ID– Upaya mewujudkan Zero New Stunting atau nol kasus baru stunting di Kota Bandung terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Anggota DPRD Kota Bandung, H. Soni Daniswara, S.E., menghadiri Lokakarya Mini yang digelar di Kecamatan Bojongloa Kaler, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan bertema “Peran Strategis DPRD dalam Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Zero New Stunting” tersebut menjadi forum koordinasi untuk memperkuat sinergi antara DPRD, puskesmas, pemerintah kecamatan, serta para pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.Dalam lokakarya tersebut, pembahasan tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga mencakup berbagai faktor yang berpengaruh terhadap risiko stunting, mulai dari pola pengasuhan, paparan asap rokok, infeksi berulang, hingga kelengkapan imunisasi dan kondisi sanitasi lingkungan.
Puskesmas juga menjadi salah satu unsur penting dalam upaya pencegahan stunting, terutama melalui pelayanan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta deteksi dini terhadap faktor risiko yang dapat menghambat pertumbuhan.
Pendekatan menyeluruh diperlukan karena pencegahan stunting tidak cukup hanya mengandalkan pemenuhan kebutuhan gizi. Pola asuh yang baik, lingkungan yang bersih dan sehat, serta akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai juga menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Melalui lokakarya ini, koordinasi antarsektor diharapkan semakin kuat sehingga berbagai persoalan yang berkaitan dengan stunting dapat ditangani secara terarah dan berkelanjutan.
Keterlibatan DPRD dalam penguatan kolaborasi tersebut diharapkan turut mendorong lahirnya langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, menekan risiko stunting, serta mendukung terwujudnya Zero New Stunting di Kota Bandung.***
- Penulis: Kata Netizen

Saat ini belum ada komentar