HUT ke-26, Biznet Perkuat Infrastruktur Digital dan Kembangkan Data Center Berbasis AI
- account_circle Kata Netizen
- calendar_month 19 jam yang lalu
- print Cetak

JAKARTA KN.ID — Memasuki usia ke-26 tahun, perusahaan penyedia layanan internet Biznet terus memperkuat infrastruktur digital di Indonesia melalui pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), perluasan jaringan fiber optik, hingga pembangunan kabel bawah laut antarpulau.
Langkah strategis tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan konektivitas yang terus meningkat seiring pesatnya perkembangan teknologi digital dan pemanfaatan AI di Indonesia.
President Director Biznet Adi Kusma mengatakan, kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital saat ini tidak lagi terbatas pada konektivitas internet, tetapi juga mencakup kapasitas komputasi dan pengolahan data yang lebih besar.
“Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, kami terus berupaya menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, tetapi juga kapasitas besar untuk mengakselerasi komputasi dan pengolahan data guna mendukung implementasi AI,” ujar Adi dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).
Kembangkan AI-Ready Data Center di Bali
Salah satu langkah yang dilakukan Biznet adalah menghadirkan Biznet AI Center di Bali, yang disebut perusahaan sebagai AI-Ready Data Center pertamanya.
Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berkapasitas besar, termasuk pengoperasian server AI. Infrastruktur ini dilengkapi kapasitas daya hingga 145 kW per rak, teknologi pendingin cairan atau liquid cooling, serta konektivitas yang andal.
Selain sebagai pusat data, fasilitas tersebut juga mencakup laboratorium pengembangan AI. Kehadirannya diharapkan dapat mendukung adopsi kecerdasan buatan sekaligus membantu pelanggan meningkatkan produktivitas.
Pengembangan ini sejalan dengan meningkatnya penggunaan teknologi AI dalam aktivitas pekerjaan dan kebutuhan terhadap infrastruktur digital yang mampu menangani pengolahan data dalam skala besar.
Siapkan Kabel Bawah Laut BNCS-2
Selain mengembangkan pusat data, Biznet juga memperkuat konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel fiber optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan perusahaan sejak 2024.
Biznet kini mempersiapkan pembangunan jaringan kabel bawah laut baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2). Jaringan ini direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, serta Buleleng di Bali.
Pembangunan BNCS-2 ditujukan untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan internet di wilayah-wilayah yang terhubung.
“Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Infrastruktur seperti Biznet Nusantara Cable System diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang di era digital,” kata Adi.
Saat ini, jaringan Biznet telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores.
Jaringan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang untuk memperluas jangkauan layanan dan mendekatkan dukungan kepada pelanggan.
Berikan Internet Gratis kepada Masyarakat
Komitmen pemerataan akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi Biznet MarinePOP, yakni titik pendaratan kabel bawah laut perusahaan.
Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik.
Melalui program ini, Biznet berupaya agar manfaat infrastruktur digital tidak hanya dirasakan pelanggan, tetapi juga masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas jaringan.
“Bagi kami, konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital,” tutur Adi.
Tingkatkan Layanan Melalui Aplikasi dan Promo Pelanggan
Dalam meningkatkan pengalaman pelanggan, Biznet juga mengembangkan MyBiznet App. Aplikasi ini memungkinkan pelanggan mengelola layanan, mengakses informasi, menikmati berbagai promosi, hingga memperoleh dukungan layanan pelanggan.
Biznet juga terus mengembangkan pemanfaatan teknologi AI pada aplikasi tersebut agar pelanggan dapat memperoleh informasi dan solusi layanan dengan lebih cepat, responsif, dan personal.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, perusahaan menghadirkan program Biznet Prize Vaganza bagi pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet. Berbagai hadiah yang ditawarkan antara lain Apple Watch, iPad, PlayStation 5, MacBook Neo, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram.
Khusus dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26 pada Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Biznet Home, sesuai ketentuan program yang berlaku.
Adi menegaskan, perusahaan akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan peningkatan pengalaman pelanggan untuk mendukung transformasi digital Indonesia.
“Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pelanggan, mitra, media, dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Biznet selama 26 tahun.
Dengan pengembangan pusat data berbasis AI, jaringan kabel bawah laut, serta perluasan layanan internet, Biznet menargetkan dapat terus mendukung kebutuhan konektivitas masyarakat dan perkembangan ekosistem digital di Indonesia.***
- Penulis: Kata Netizen

Saat ini belum ada komentar